Selasa, 08 September 2015

Peralatan Bisnis Penyewaan - Keuntungan

Saya sering mendapatkan bertanya, "Apa sebenarnya peralatan bisnis leasing?" Sewa Jas Wisuda Semua orang tampaknya tahu apa penyewaan mobil untuk penggunaan pribadi adalah - tapi bagaimana peralatan penyewaan untuk bisnis Anda? Dan maksud saya APAPUN jenis peralatan .... mobil, peralatan, bahan bangunan, pesawat, bahkan perlengkapan kantor, dll Kebanyakan orang tidak menyadari bahwa mereka tidak perlu membeli peralatan atau bahan langsung yang mereka butuhkan untuk bisnis mereka .

Jadi di sini adalah: peralatan bisnis leasing adalah pilihan terbaik Anda untuk membiayai mereka must-have untuk bisnis Anda. Keuntungan dari penyewaan lebih pembelian langsung adalah:

1) Sewa biasanya dapat sepenuhnya dihapuskan, menghemat uang pajak yang signifikan
2) Gunakan peralatan untuk keuntungan dan membayar untuk peralatan saat Anda menggunakannya - tidak di depan
3) Leasing peralatan Anda menyimpan jumlah maksimum uang tunai dalam bisnis Anda, digunakan untuk TUMBUH bisnis Anda
4) Leasing meninggalkan garis kredit tersentuh
5) Leasing memungkinkan Anda fleksibilitas untuk meng-upgrade peralatan Anda daripada memaksa Anda untuk menggunakan teknologi usang

Leasing juga dapat membiayai biaya lembut sering dikaitkan dengan pembelian peralatan, seperti jasa instalasi dan pelatihan. Sewa juga biasanya lebih mudah untuk mendapatkan dari pendanaan melalui pembiayaan bank. http://sewajasbekasi.blogspot.com/2015/05/jas-wisuda-pria.html

Cara mudah adalah untuk Mendapatkan Sewa sebuah?

Banyak lebih mudah daripada yang Anda pikirkan (untuk sewa kurang dari $ 100.000) Sebuah aplikasi untuk sewa lebih kecil umumnya tidak lebih rumit daripada aplikasi kartu kredit. Sewa lebih dari $ 100.000 memerlukan informasi keuangan yang rinci dari bisnis, dan perusahaan leasing melakukan analisis kredit yang lebih menyeluruh daripada itu akan untuk transaksi yang lebih kecil.

Untuk informasi lebih lanjut tentang peralatan penyewaan untuk bisnis Anda, jangan ragu untuk menghubungi saya (Larry Gray) di 1-877-860-4140 atau kunjungi website saya untuk info lebih lanjut: http://www.connectlease.com

Pada Connect Lease Corporation, kami mengkhususkan diri dalam berbagai jenis leasing. Kami di sini untuk membantu. Kami mengkhususkan diri dalam mencari pemberi pinjaman yang tepat disesuaikan dengan peralatan yang tepat sesuai dengan situasi dan kebutuhan Anda. Kami berusaha untuk menawarkan klien kami sederhana, kerumitan-bebas dan pembiayaan biaya-efektif. Pada Connect Lease, kita mengukur keberhasilan kami dengan menghubungkan Anda dengan pemberi pinjaman yang tepat sehingga Anda dapat mengembangkan bisnis Anda.

Pasal Sumber : http://ezinearticles.com/?A-Practical-Guide-to-Subletting-and-Assigning-a-Commercial-Lease&id=3573256
Read More

Rabu, 12 Agustus 2015

Honda Mobilio Jadi Taksi Baru Blue Bird

Jakarta, KompasOtomotif — Perusahaan taksi terbesar di Indonesia, Blue Bird Group, berencana menambah unit terbaru dengan menggunakan jenis multi-purpose vehicle (MPV). Adalah Honda Mobilio yang bakal menjadi andalan baru Blue Bird sebagai unit taksi.

Keputusan Blue Bird mengusung Mobilio menjadi andalan baru cukup mengejutkan. Pasalnya, perusahaan taksi berlambang burung biru ini masih memakai jenis sedan untuk unit taksi. Jenis MPV digunakan buat tipe premium.

"Keran buat MPV dan van menjadi armada taksi sudah dibuka. Selama ini, kami pakai MPV (Toyota Alphard) untuk di tipe eksekutif. Selanjutnya, Mobilio akan kami pakai buat yang reguler," kata Head of Public Relation Blue Bird Group, Teguh Wijayanto, saat dihubungiKompasOtomotif, Minggu (2/8/2015).

Teguh melanjutkan, taksi Mobilio ini akan beroperasi di wilayah Jabodetabek, layaknya taksi reguler Blue Bird yang sudah ada. Blue Bird rencananya akan meluncurkan MPV taksi tersebut pada bulan depan.

"Bulan depan kami perkenalkan Blue Bird dengan Honda Mobilio buat konsumen setia di Jakarta dan sekitarnya. Hanya saja, sekarang belum bisa kami umumkan berapa jumlah unit armada yang akan diluncurkan" ujar Teguh lagi.

Sebelumnya, Blue Bird sudah melakukan pengujian terhadap Mobilio dan Toyota Avanza buat menjadi unit baru. Ini dilakukan sebagai respons atas rencana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama tentang penggunaan taksi reguler jenis MPV di Ibu Kota.

Sumber : http://otomotif.kompas.com/read/2015/08/02/122018815/Honda.Mobilio.Jadi.Taksi.Baru.Blue.Bird
Read More

Bau Embusan AC Tak Sedap, Ini Tersangka Utamanya!

Jakarta, KompasOtomotif — Penyejuk kabin atau biasa disebut air conditioner (AC) hampir dipastikan terpakai setiap hari. Mungkin karena terlena dan dianggap tak begitu penting, perawatan komponen perangkat ini kerap terlewat, sampai akhirnya tiba ketika embusan udara dari sana berbau tak sedap, seperti asam dan apek yang menyengat.

Biasanya, bau-bauan aneh ini sangat pekat saat AC baru dihidupkan. Jangan anggap remeh bau tak sedap tersebut karena cukup mengganggu ketenangan dan kenyamanan pengendara dan penumpang saat berada di kabin, apalagi jika embusan itu mengandung gas beracun yang sangat berbahaya.

”Sistem perputaran AC sudah kotor dan harus segera dibersihkan. Bau-bau tak sedap biasanya berasal dari karpet, bercampur debu, lalu diputar oleh sistem sirkulasi AC mobil. Lama-lama baunya semakin santer kalau dibiarkan,” kata Wahyu Dian, ahli AC mobil di Sentra Otomotif Pasar Inpres Duren Sawit, Jakarta Timur, kepadaKompasOtomotif, Selasa (28/7/2015).

Selain menyervis dan membersihkan bagian itu, bagaimana pencegahannya? Berikut saran dari Wahyu:

1. Bersihkan karpet mobil sesering mungkin. Untuk menghindari karpet terlalu kotor atau berdebu, ada baiknya membersihkan bagian bawah alas kaki sebelum mulai berkendara.

2. Hindari merokok di dalam kabin karena asapnya akan menempel di semua bagian, seperti plafon, jok, hingga karpet. Bau asap rokok sangat sulit dihilangkan dan akan terus berputar.

3. Minimalkan tindakan menyimpan makanan atau makan dalam kabin. Baunya akan bercampur dengan udara kabin dan menempel pada sirkulasi AC.

4. Hindari membuka kaca terlampau sering ketika mobil sedang berjalan. Debu jalanan yang masuk dengan mudah diputar oleh pendingin ruangan. Kotoran akan masuk ke sistem sirkulasi dan menempel, lalu pada akhirnya menimbulkan bau. Cukup geser switchsirkulasi kabin yang mempunyai penyaring udara.

5. Bersihkan evaporator AC dan sistem perputaran AC secara keseluruhan. Rawat bagian ini minimal enam bulan sekali agar embusannya tetap terjaga.

6. Pewangi mobil memang dibutuhkan. Namun, kunci utamanya ada pada sirkulasi udara dalam AC. Jika sirkulasi udara buruk, pewangi justru akan meninggalkan bau tak sedap saat sudah habis.

7. Meletakkan bubuk kopi disebut membantu menetralkan bau, dan ini benar. Letakkan sebungkus kopi bubuk yang sudah dibuka (murni tanpa gula) di beberapa daerah di dalam kabin, seperti panel pintu atau bagian belakang kabin. Diamkan selama semalam.

Sumber : http://otomotif.kompas.com/read/2015/07/28/132806015/Hembusan.AC.Bau.Tak.Sedap.Ini.Tersangka.Utamanya.
Read More

Seberapa Irit Pakai Pertalite Dibanding Premium?

Jakarta, KompasOtomotif – Pertalite sebagai varian baru bensin dari Pertamina cukup bikin penasaran. Hari ini, Jumat (24/7/2015), bahan bakar RON 90 itu mulai diuji coba ke pasar. Namun pertanyaan besar yang menggelayut adalah seberapa lebih baik performanya jika dibandingkan Premium?

KompasOtomotif mendapat jawaban dari Tri Yuswidjajanto, Dosen Teknik Mesin ITB yang juga menjadi tim peneliti Pertalite sebelum diluncurkan. Menurut pria yang akrab disapa Yus itu, sebenarnya spesifikasi bendin RON 90 sudah ada sejak lama, dan harus memenuhi beberapa kriteria.

”Spek sudah jadi keputusan teknis, harus diikuti. Premium adalah bahan bakar yang tidak ada aditif. Sementara Pertalite ada aditif khusus, yang tentu tidak secanggih dan serumit pada Pertamax maupun Pertamax Plus,” kata Yus.

Syarat minimal bensin yang layak digunakan adalah ”durable”. Bensin tidak boleh menimbulkan gangguan macam apa pun dalam jangka waktu tertentu. Premium memenuhi syarat ini. Grade selanjutnya adalah Irit. Di sinilah Pertalite bermain.

Tagline ’Melaju Lebih Jauh’ bukan pepesan kosong. Kami sudah mencoba, dan memang bisa menghemat antara 10 persen hingga 16 persen dibandingkan premium. Memang akan lebih mahal saat bertransaksi, namun coba hitunglah jarak yang bisa ditempuh, baru bisa merasakan manfaat tekno ekonominya,” kata Yus.

Ditambahkan Yus, dalam pengujian, didapati Pertalite juga lebih bersih. Injektor tak cepat logging, katup tak lekas kotor, dan ruang bakar minim ngelitik. ”RON 90 seperti Pertalite tidak sekadar durable, tapi harus memenuhi kriteria ekonomis,” kata Yus.

Lalu kriteria ketiga adalah performa. Kalau ingin mendapatkan kriteria ini, Yus menyarankan tidak boleh nanggung. Pakai bensin RON 92 atau 95.

Sumber : http://otomotif.kompas.com/read/2015/07/24/150200715/Seberapa.Irit.Pakai.Pertalite.Dibanding.Premium.
Read More

Cara Benar Rawat Bagasi agar Tidak Pengap dan Penuh Kuman

Jakarta, KompasOtomotif – Bagi Anda yang sudah kembali usai mudik, tak ada salahnya menegok kondisi bagasi. Jika punya waktu agak banyak bisa lakukan beberapa langkah untuk menghindarkan area penyimpanan dari pengap, lembab dan bau apek. Pada umumnya proses membersihkan sebatas hisapan dari vacuum cleaner, itu pun kalau sedang menggunakan jasa cuci steam di luar. Padahal, langkah tersebut tak menjamin bagasi bebas dari jamur dan kotoran.

”Nggak terlalu sulit sebenarnya untuk membersihkan bagasi. Cuma sediakan waktu tiga puluh menit! Sudah cukup, jangan terlalu lama. Bisa dilakukan sendiri, tak perlu mengandalkan jasa cuci steam yang kadang asal-asalan,” kata Anton, pemilik Glance Auto Detailing.
Dari penjelasan Anton, pertama, kalau hanya untuk mengangkat kotoran-kotoran kecil, vacum cleaner sudah cukup. Tapi jika kotoran susah diangkat, harus menggunakan all purpose cleaner. Bahan pembersih ini banyak dijual di pasaran, bisa digunakan pada permukaan plastik, karpet, atau beludru yang biasa dijumpai pada bagasi.

”Bila perlu, gunakan sabun khusus untuk membersihkan kotoran membandel. Misalnya sisa-sisa oli. Kadang kita nggak sadar meletakkan perkakas yang setelah dipakai, ternyata masih belepotan oli. Kalau lama kering susah dihilangkan,” jelas Anton kepada KompasOtomotif.

Paling penting, setelah digosok menggunakan obat khusus atau sabun, harus dikeringkan total. Jangan sampai belum sepenuhnya kering tapi bagasi sudah ditutup rapat. Pengap dan lembab dipastikan timbul dan menjadi masalah baru.

Jika suhu luar panas, tidak terlalu bermasalah. Yang mengkhawatirkan adalah suhu luar dingin, yang membuat suhu bagasi lembab dan timbul kondensasi (embun). Gantungkan pewangi mobil untuk mengindari bau apek. Jika sudah lembab, tempatkan moisture absorber di dalam bagasi. Ganti penyerapnya tiga minggu sekali dan cuci bersih.

Ban cadangan
Di balik bagasi sedan, umumnya terdapat ruang untuk menyimpan ban serep. Jangan lupa bersihkan juga bagian ini karena masih menjadi satu bagian dari bagasi. Angkat penutup karpetnya, lalu bersihkan dengan cairan all purpose cleaner dan gosok dengan spons sampai berbusa dan bersih. Setelah itu, lap dengan pengelap plas chamois. Untuk membersihkan daerah ini, sebaiknya dilakukan secara rutin agar tidak berkarat, dan pengembunan air yang terjebak.

Sumber : http://otomotif.kompas.com/read/2015/07/21/134616315/Cara.Benar.Rawat.Bagasi.agar.Tidak.Pengap.dan.Penuh.Kuman
Read More

Jumat, 07 Agustus 2015

Piaggio Indonesia Luncurkan Vespa S Terbaru

Jakarta, KompasOtomotif — PT Piaggio Indonesia meluncurkan generasi baru Vespa S 125. Varian ini menggendong mesin generasi terbaru 125 cc tiga katup, sekaligus menggusur tipe lama yang masih berbekal mesin 150 cc.

Dalam prosesi peluncuran yang dilakukan di The Goods Dept Pacific Place, SCBD, Jakarta Selatan, Rabu (13/5/2015), Managing Director Piaggio Indonesia Marco Noto La Diega mengatakan bahwa produk ini mewakili konsumen muda yang dinamis dan penuh warna.

"Vespa S 125 memperluas deretan lini produk kami. Model ini akan menambah pilihan untuk kebutuhan konsumen berusia muda, berjiwasporty, dan dinamis," kata Marco.

Desain model ini terinspirasi dari semangat Vespa 50 Special dan Vespa Primavera yang melegenda pada 1970-an. Dari segi teknologi, mesin 125 cc 4-tak dengan 3 katup diklaim lebih hemat bahan bakar 30 persen, dengan emisi gas buang rendah, setara standar emisi Euro III.

Piaggio Indonesia hanya mengusung dua warna untuk Vespa S, yaknimatt blue (biru terang) dan matt yellow (kuning terang). Harga yang ditawarkan Rp 28,5 juta, berstatus on-the road Jakarta.
Read More

Sistem "Keyless Entry" Rentan Dijebol Maling

London, KompasOtomotif - Teknologi terdepan sudah banyak diusung produsen mobil dunia untuk menghasilkan kendaraan dengan tingkat kenyamanan kelas tinggi. Salah satu fitur yang mempermudah pengendara adalah keyless entry.

Dengan teknologi keyless entry, pengemudi tinggal mengantongi kunci di kantong atau tas, pintu bisa langsung dibuka saat sensor membaca kunci sudah berada di dekat kendaraan. Sangat mudah dan nyaman bukan bila punya fitur seperti ini.

Tapi ternyata fitur tersebut memiliki kerentanan yang pokok. Pasalnya banyak perangkat bermunculan di internet yang menawarkan kemampuan untuk mengeksploitasi kelemahan sistem keamanankeyless entry. Ini memungkinkan pencuri mendapatkan akses masuk ke kendaraan.

Pihak Kepolisian Inggris sudah memperingatkan bahwa banyak "perangkat misteri" yang dapat digunakan untuk membuka mobil dengan fitur keyless entry. Mereka bisa mendapatkan akses masuk ke kabin, dan kemungkinan terburuknya adalah menghidupkan mesin mobil dengan mudah.

Banyak diskusi dan saran yang diberikan untuk menangkis kemungkinan tersebut. Contoh yang paling umum adalah tetap memanfaatkan prosedur lock/unlock, saat membuka atau menutup mobil. Para produsen juga diharapkan bisa menambah sistem keamanan pada setiap kendaraan apalagi yang sudah dilengkapi dengan fitur canggih seperti keyless entry.

Sumber : http://otomotif.kompas.com/read/2015/05/14/102856315/Sistem.Keyless.Entry.Rentan.Dijebol.Maling
Read More

Kamis, 06 Agustus 2015

Ini Bukti Fitur Pengereman Otomatis Belum Maksimal

Munich, KompasOtomotif - Fitur pengereman otomatis darurat atau AEB (Autonomous Emergency Braking) yang bekerja dengan bantuan radar, bakal menjadi kelengkapan standar buat mobil-mobil modern untuk mengejar regulasi ketat di Eropa.

Hampir semua produsen asal Jerman, Jepang, dan Amerika Serikat, punya fitur ini dengan sebutan yang berbeda-beda. Tapi, apakah cara kerja rem otomatis ini benar-benar membantu pengemudi?

Fungsi utama pengereman otomatis yaitu membantu mobil menghindar dari potensi bahaya tabrakan di bagian depan. Auto Motor und Sport membuat rekaman pengetesan yang akan menjelaskan sampai sejauh mana fitur ini berfungsi dengan baik.

Ada lima mobil yang dites, Mercedes-Benz C-Class W205, VW Up!, Nissan Qashqai (X-Trail), Subaru Outback, Mini Cooper S, dan Volvo V 60.

Metodenya sederhana, masing-masing mobil dikemudikan normal. Lalu boneka yang diibaratkan pedestrian (pejalan kaki) tiba-tiba melintas, dari sini akan terbaca seberapa efektif pengereman otomatis menghindari tabrakan.

VW Up! dan X-Trail terlihat drastis mengurangi kecepatan namun tetap saja tidak mampu menghindari tabrakan. Hal yang sama juga terjadi pada merek teraman sedunia asal Swedia, Volvo. Kasus lebih parah dilakukan MINI Cooper dan Mercedes-Benz, keduanya mulai mengurangi kecepatan saat gril “mencium” boneka.

Satu-satunya fitur pengereman otomatis yang berfungsi maksimal ada di Subaru Outback. Auto Motor und Sport memang tidak menjelaskan berapa kecepatan masing-masing model, namun bisa terlihat pengujian dilakukan berkali-kali.

Sumber : http://otomotif.kompas.com/read/2015/05/12/173945815/Ini.Bukti.Fitur.Pengereman.Otomatis.Belum.Maksimal
Read More

Rp 13 T untuk Pusat Riset GM

Michigan, KompasOtomotif - Pengharagaan terhadap kekayaan intelektual terpancar jelas dari General Motors Company. Produsen mobil terbesar di Amerika Serikat (AS) itu menyiapkan dana 1 miliar dollar AS atau Rp 13,06 triliun untuk pusat riset dan pengembangan (R&D) di Warren, Michigan, AS.

Dana ini akan digunakan untuk merenovasi kompleks bangunan Technical Center berusia 60 tahun, sekaligus memperbarui teknologi yang digunakan para insinyur dalam mengembangkan produk baru. Lewat investasi ini, GM mengaku akan mampu membuka 2.600 lapangan kerja baru di daerah tersebut, antara lain posisi rekayasa produk, teknologi informasi, dan desain.

Fasilitas Technical Center saat ini sudah mempekerjakan lebih dari 19.000 pegawai dan tercatat sebagai nadi pengembangan teknologi dan rekayasa industri GM sejak 1956. Kompleks bangunan ini berdiri di atas lahan seluas 287,3 hektar,  termasuk 38 gedung tinggi, 15,3 hektar danau dan kolam air, beberapa sirkuit tes, dan 70,4 hektar lapangan parkir.

"Saya sangat gembira dengan investasi di pusat riset GM, Technical Center di Warren, yang artinya akan tercipta lebih banyak pekerjaan dan keuntungan tambahan bagi pihak kepolisian dan pemadam kebakaran," jelas Walikota Warren, Jim Fouts, dilansir Reuters, Kamis (14/5/2015). Renovasi ini sudah dimulai bulan ini, berlangsung sampai 2018.

Kepala Pengembangan Produk GM Mark Reuss mengatakan, fasilitas ini diciptakan untuk masa depan insinyur, desainer, dan pelaku teknologi informasi. "Kami bukan cuma mau jadi kompetitif di sini, kami mau menang," ucap Reuss.

Sumber : http://otomotif.kompas.com/read/2015/05/17/122448315/13.T.untuk.Pusat.Riset.GM
Read More

Di Sini "Pemakaman" Mobil Tua Singapura

Singapura, KompasOtomotif – Batas satu periode kepemilikan kendaraan di Singapura hanya 10 tahun sesuai tengang waktu yang diatur dalam Certificate of Entitlement (COE). Setelah masa kepemilikan habis ada dua pilihan buat pemilik mobil, pertama mengajukan COE baru untuk periode kepemilikan selanjutnya, atau bila tidak mobil akan dihancurkan.
Salah satu tempat penghancuran adalah Propel Auto Parts,KompasOtomotif sempat menyaksikan sedikit aktivitas mereka saat berkunjung ke kawasan industri Kranji, sebelah utara pusat kota Singapura, Selasa (26/5/2015).
Di Singapura, Propel menjadi salah satu penampung terbesar mobil berusia 10 tahun tanpa COE. Di lokasi ada banyak “bangkai” mobil merek Eropa, seperti Audi, BMW, Mercedes-Benz, dan Volvo. Sebagian besar suku cadangnya sudah dilucuti hingga tinggal rangka saja. Sisa yang menjadi rongsokan ditumpuk, kira-kira ada ratusan jumlahnya.
Febri Ardani
Pemandangan ini seperti mengganggu pikiran, pasalnya masih banyak mobil-mobil yang terlihat sangat bagus, tapi sedang mengantre menuju "kematian".
Warga lokal, Karl Daruwalla, sekaligus salah satu perwakilan dari Porsche Asia Pacific membantu memahami dengan mengatakan kerja Propel melakukan pembelian wholesales mobil tak terpakai dari diler mobil di Singapura. Kerja sama diler dengan Propel didasari bisnis yang timbul karena regulasi Pemerintah Singapura terkait COE.
Febri ArdaniPropel Auto Parts.
Fungsinya yang kedua menjadi salah satu pilihan lokasi menghancurkan mobil yang sudah berusia 10 tahun. Selain itu Propel juga bisa melakukan ekspor untuk pesanan unit utuh atau berupa suku cadang. Propel hanya menerima mobil-mobil Eropa.
Bisa jadi inilah penyebabnya Singapura menjadi salah satu tempat favorit sebagian pemodifikasi Indonesia mencari suku cadang mobil-mobil langka.

Sumber : http://otomotif.kompas.com/read/2015/05/27/094603115/Di.Sini.Pemakaman.Mobil.Tua.Singapura.
Read More

Mercedes-Benz Unjuk Gigi di Jurassic World

Los Angeles, KompasOtomotif - Mercedes-Benz masih menjadi kendaraan andalan di film Hollywood. Kali ini Mercedes akan kembali tampil di film terbaru, Jurassic World, yang rilis bulan depan.

Di film fiksi ini akan menampilkan beragam model Mercedes seperti G-Class, G 63 AMG 6x6, Sprinter dan Unimog. Selain deretan mobil tersebut, Jurassic World juga akan menampilkan GLE Coupe terbaru.

"Pada 1997 Mercedes-Benz M-Class tampil resmi pertama di Hollywood Blockbuster "The Lost World: Jurassic Park". Hari ini, 18 tahun kemudian, mobil Mercedes-Benz lain akan melakukan debut penting dalam Jurassic World, yakni New GLE Coupe," jelas Vice President of Marketing Mercedes-Benz, Dr Jens Thiemer, seperti dilasnsir Worldcarfans, Selasa (19/5/2015).

"Kami sangat senang melanjutkan kerjasama kami dengan Jurassic World. Banyak kendaraan Mercedes-Benz yang tampil dan film akan menjadi promosi apik dengan banyaknya kegiatan pemasaran global yang menarik," lanjut Thiemer.

Jurassic World menceritakan lanjutan cerita setelah 22 tahun peristiwa di Jurassic Park. Cerita  berpusat di sekitar taman hiburan yang melakukan percobaan genetik pada dinosaurus. Rencananya film yang dibintangi Chris Pratt dan Bryce Dallas Howard ini akan rilis 12 Juni mendatang.

Sumber : http://otomotif.kompas.com/read/2015/05/19/095810815/Mercedes-Benz.Unjuk.Gigi.di.Jurassic.World
Read More

Ini Rumus Sederhana Ganti Ban Motor Lebih Lebar

Jakarta, KompasOtomotif – Lepas booming ”ban cacing” dengan ukuranceking, belakangan banyak pengendara sepeda motor yang bangga dengan ukuran ban yang oversize. Ironisnya, sesuatu yang sebenarnya tidak disarankan itu justru jadi tren.

Anggapan salah pun muncul, ”tapak semakin lebar, daya cengkeram semakin kuat”. Rumus ini benar untuk mobil. Namun jika diterapkan pada sepeda motor, harus diimbangi dengan penggunaan pelek yang juga lebar.

”Jangan mengganti bannya doang. Pelek juga harus dilebarin supaya ban tidak mengotak. Kebanyakan orang males ganti pelek, tapi justru ini yang bahaya,” kata Andre Halomoan, pemilik bengkel aksesori di kawasan Jl Otista, Jakarta Timur, kepada KompasOtomotif, (17/5/2015).

Inilah tips mengubah ukuran ban yang aman:

1. Jangan pernah memasang ban lebar tanpa mengganti pelek yang juga lebih lebar. Jika dipaksakan, permukaan ban tidak menyentuh jalan secara maksimal. Kemungkinan hanya bagian tengah. Dampaknya, daya cengkeram berkurang drastis.

2. Perhatikan selisih ideal antara ukuran lebar ban dan pelek. Biasanya, naik dua tingkat. Misalnya, pelek standar dengan lebar 2,75 inci, ban standarnya selebar 3 inci, maksimal ukuran bannya adalah 3,25 inci, atau setara 100/90. Lalu, pelek 3,25 inci, ukuran ban maksimalnya 4 inci atau 120/70.

3. Jika ukuran ban dan pelek sudah pas, perhatikan lebar lengan ayun. Jika memungkinkan, jangan memodifikasi lengan ayun standar. Lebih baik menggantinya dengan yang lebih lebar, diambil dari limbah moge.

4. Amati jarak bibir terluar ban dengan rantai. Jangan sampai ban sudah masuk ke lengan ayun, tetapi nempel di rantai. Ukur dahulu jarak ini sebelum menentukan ukuran ban yang akan dipakai.

5. Perbesar sproket/ gear belakang untuk menambah daya penarik roda yang sudah lebih besar.

Sumber : http://otomotif.kompas.com/read/2015/05/18/160146815/Ini.Rumus.Sederhana.Ganti.Ban.Motor.Lebih.Lebar
Read More

Rabu, 05 Agustus 2015

Puluhan Model GM Didiskon Besar-besaran

Detroit, KompasOtomotif - General Motors (GM) dipaksa menggulirkan strategi penjualan baru mulai bulan ini, menyusul hasil buruk yang diperoleh di China, April 2015 lalu. Pilihan yang diambil merek terbesar di Amerika Serikat itu, adalah dengan memberikan potongan harga terhadap 40 model yang dipasarkan di China.

Seperti dikutip dari Reuters, Selasa (12/5/2015) GM yang menjalin kerja sama dengan perusahaan lokal SAIC Motor Corporation sepakat untuk opsi pangkas banderol, hingga 53.900 yuan atau Rp 113,5 juta dari total 40 model yang dipasarkan, di bawah tiga merek utama, yakni Buick, Chevrolet, dan Cadillac.

Bulan lalu, GM dan mitra lokal Wulling harus menerima hasil buruk penjualan pada ketiga merek andalannya. Secara berurutan, ketiga merek naungan GM dan mitra terpangkas penjualannya, Wulling turun 5,1 persen, Buick anjlok 8,5 persen,dan Chevrolet menyusut 5,6 persen.

Perlambatan ekonomi di China ikut menahan laju pertumbuhan pasar mobil baru di China. Akibatnya, merek-merek asing yang ikut menikmati pasar, ikut terpengaruh, persaingan lebih ketat, terutama di segmen SUV.

Opsi diskon juga sudah diambil rival lain, seperti Volkswagen yang juga mengalami hal serupa. Lewat diskon, diharapkan bisa memacu sekaligus menstimulasi konsumen membeli mobil baru di China.

Sumber : http://otomotif.kompas.com/read/2015/05/15/163000815/Puluhan.Model.GM.Didiskon.Besar-besaran
Read More

Harga Datsun Naik Saat Produk Disegarkan

Jakarta, KompasOtomotif – Meski kondisi perekonomian tidak stabil meski sudah menunjukkan kebangkitan di awal kuartal kedua 2015, Datsun bergeming. Merek asal Jepang yang memproduksi mobil dengan harga terjangkau ini belum akan menaikkan harga kembali setelah memberlakukan harga baru per Maret lalu.

Bahkan setelah Datsun mendapat lampu hijau dari pemerintah untuk menaikkan harga sesuai peraturan LCGC sebesar 6,7 persen, berlaku sejak 6 Mei, Datsun Go+ Panca dan Go hatchback masih dibanderol dengan harga lama.

Penyegaran produkHead of Datsun Indonesia Indriani Hadiwidjaja mengatakan bahwa kenaikan lebih dari Rp 1 juta per Maret 2015 sudah mempertimbangkan semua aspek. ”Kami akan menaikkan harga kembali (masih dalam batas plafon dari pemerintah) bersamaan dengan penyegaran pada produk,” kata Indri, (9/5/2015), di sela Datsun Day, di JI Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Dikatakan Indri, untuk menaikkan harga saat ini, pihaknya harus memikirkan konsumen. Artinya, saat kembali menaikkan harga, konsumen diharapkan mendapat nilai lebih. Melalui penyegaran produk dengan berbagai penambahan hal yang baru, diharapkan kenaikan harga lebih bernilai.

Indri menegaskan, dalam waktu dekat tidak akan ada kenaikan harga. Soal waktu untuk mulai menjual penyegaran kedua produk, dirinya belum mau membeberkan detail.

Sumber : http://otomotif.kompas.com/read/2015/05/10/170000615/Harga.Datsun.Naik.Saat.Produk.Disegarkan
Read More

Knalpot Daytona Bikin R25 dan R15 Tampak Ramping

Jakarta, KompasOtomotif – Mengganti knalpot aftermarket pada dasarnya hanya ada dua pilihan, mengutamakan desain atau performa. Namun keinginan sebagian biker adalah mendapatkan keduanya. Bahkan kalau ada, model knalpot baru berhasil membuat penampilan semakin ramping dan seimbang.

Inilah yang coba ditawarkan Daytona, merek aksesori aftermarket yang menyediakan berbagai peranti. Paling baru, dan dipamerkan di Otobursa Tumplek Blek 2015, Senayan, 9-10 Mei, knalpot GP Taper, didesain menggunakan pipa taper untuk meningkatkan kecepatan gas buang.

Model ini sebagian dipakai di ajang balap, karena dalam pembuktian lewat dyno test, knalpot mampu membuat tenaga sepeda motor merata di tiap putaran.

Keunikan lain, model dibuat ramping, sehingga penampilannya semakin ringkas. Untuk pebalap, knalpot ramping membuat lebih banyak sudut untuk menikung.

Terbaru, ditawarkan knalpot untuk deretan Sepeda Motor SportYamaha, yakni R25, R15, dan New V-ixion. Harga yang ditawarkan bervariasi, mulai Rp 1,3 jutaan hingga Rp 3 juta untuk spesifikasi Yamaha R25. Info lengkap bisa kontak dengan Facebook Daytona.id, atau telepon ke 021-89983135/ 89983470.

Sumber : http://otomotif.kompas.com/read/2015/05/11/152153515/Knalpot.Daytona.Bikin.R25.dan.R15.Tampak.Ramping
Read More

Ini Tampang Yamaha R25 dan R15 Versi MotoGP

Jakarta, KompasOtomotif –  Yamaha Indonesia kembali menyegarkan penampilan produk-produk unggulannya dengan livery atau corak MotoGP. Kali ini disematkan pada R25 dan R15 yang diberi jubah dengan nuansa Movistar Yamaha MotoGP dan Monster Yamaha Tech 3.

Peluncuran corak baru itu diadakan di Parkir Timur Senayan, Jakarta, Sabtu (9/5/2015), memanfaatkan ajang Tumplek Blek Otomotif yang diselenggarakan tahunan. Kini penggemar MotoGP bisa mendapatkan R25 atau R15 dengan corak MotoGp tanpa harus memodifikasinya terlebih dahulu.

Yamaha Indonesia memang kerap ”menghadiahi” berbagai line upsepeda motornya dengan livery tim pabrikan Yamaha MotoGP. Namun tahun ini berbeda, karena untuk pertama kalinya juga disuguhkan livery tim satelit, yakni Monster Tech3.
Mohammad Masykur, Asisten GM Pemasaran PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing mengatakan bahwa animo tinggi masyarakat Indonesia terhadap MotoGP merupakan alasan utama untuk menghadirkan corak khusus.

”MotoGP sangat menjual di Indonesia sehingga konsumen menginginkan produk-produknya termasuk sepeda motor. Karenanya kami konsisten memberikan edisi khusus. Kali ini menonjolkan motor-motor sport populer untuk mempertegas dominasi Yamaha di segmen sport,” beber Masykur.

Performa duo Movistar Yamaha MotoGP Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo yang tengah mengilap dianggap sebagai momen yang pas untuk memberikan produk spesial bagi. Pol Espargaro dan Bradley Smith dari Monster Yamaha Tech 3 pun tengah naik daun dan makin dikenal di Indonesia.
Read More